Rabu, 28 Juli 2010

Berjalan Dengan Tuhan

Pada suatu malam seorang laki-laki bermimpi. Ia bermimpi berjalan di tepi pantai bersama ...Tuhan. Dari langit terkilas adegan-adegan yang terjadi dalam hidupnya. Pada setiap adegan ia selalu melihat ada dua pasang tapak kaki di pasir, sepasang tapak kakinya sendiri dan sepasang lagi tapak kaki Tuhan.

Pada saat adegan terakhir dalam hidupnya terkilas di depannya, ia menengok kembali ke jejak tapak kaki di pasir. Ia melihat bahwa banyak sekali pada jejak hidupnya ternyata hanya ada sepasang tapak kaki dan ia melihat itu terjadi justru pada saat-saat yang paling sulit dan menyedihkan dalam hidupnya.

Ini merisaukannya dan ia bertanya pada Tuhan tentang itu. “Tuhan, Engkau berkata bila sekali aku memutuskan mengikuti-Mu, Engkau akan selalu berjalan menyertaiku. Tetapi aku melihat bahwa pada saat-saat yang sukar dalam hidupku, hanya ada sepasang tapak kaki. Aku tidak mengerti mengapa pada saat aku paling membutuhkan-Mu, Engkau justru meninggalkanku.”

Tuhan menjawab, “Aku mencintaimu dan tak pernah meninggalkanmu. Pada saat kamu mengalami pencobaan dan menderita, yaitu pada saat kamu melihat hanya ada sepasang tapak kaki, itulah saat Aku menggendongmu.”

Rabu, 21 Juli 2010

JUST DO IT!!

Anda mungkin tidak pernah tahu hasil dari usaha-usaha yang Anda lakukan, tetapi jika Anda tidak melakukan sesuatu, Anda tidak mungkin mendapatkan hasil… “You may never know what results come of your action, but if you do nothing there will be no result.” - (Mahatma Gandhi)
Jika Anda mengamati lebih dekat pada kepompong, maka dia adalah contoh sederhana yang paling baik untuk kita mengambil pelajaran. Kepompong untuk menjadi kupu yang indah, dia berdiam diri selama sekian hari untuk selanjutnya menjadi hal yang disenangi oleh alam, termasuk Anda.
Diamnya kepompong bukan suatu yang statis yang tanpa hasil, tapi adalah contoh kesibukan seekor ulat yang mendambakan sesuatu keindahan dengan kepasrahan kepada Tuhan Yang Maha Kuasa. Dalam diamnya mengakui segala kelemahannya.
Apa yang terjadi kemudian? Tuhan memberikan hasil yang sangat menakjubkan. Ulat yang tadinya menggelikan itu berubah total menjadi kupu nan indah dan diidamkan kedatangannya oleh bunga, pohon dan dahan-dahan hutan yang merindukan lentik-lentik kaki dan ciuman sang kupu.
Tuhan Yang Maha Kasih memberikan pelajaran yang cukup menarik. Ulat telah melakukan sesuatu untuk mendapatkan hasil. Namun, kita seringkali meragukan usaha kita dan prematur memikirkan hasil atas usaha kita.
Mari kita melakukan apapun yang kita yakini kebaikannya, JUST DO IT dan YOU WILL SEE THE AMAZING RESULTS.

Keep Dreaming Keep Action

Einstein mengatakan bahwa: “Ada dua cara menjalani hidup, yaitu menjalaninya dengan keajaiban-keajaiban atau menjalaninya dengan biasa-biasa saja“.
Sekarang ini banyak selogan yang dikeluarkan oleh banyak orang yang topiknya seolah membius kita: “Stop Dreaming Start Action“.  Saya mengatakan bahwa slogan itu sepenuhnya tidak benar.
Mengapa?  Coba kita bayangkan, segala sesuatu yang Anda jalani saat ini adalah tidak lepas dari ‘dream’ atau mimpi Anda entah beberapa tahun yang lalu kan?
Sejarah pesawat terbang yang menjadi angkutan favorit saat ini berawal dari sebuah mimpi yang menjadi kenyataan.  Thomas Alfa Edison juga menemukan bolam lampu dari mimpi besar dia untuk menerangi dunia.
Jadi totally kita semua harus tetap memupuk mimpi-mimpi besar kita untuk membuat perubahan yang membantu terwujudnya dunia yang lebih maju dan bermanfaat bagi orang banyak.
Jadi dua cara untuk untuk menjalani kehidupan ini dan keduanya benar.
1. Dengan penuh keajaiban karena kita menyerahkan totally kepada Kuasa Tuhan Yang Maha Kuasa, dan
2. Dengan biasa-biasa saja, karena yaaa… memang beginilah kehidupan ini.
Dan semua orang jika ditanya, mereka justru akan memilih nomor 1, karena secara fitrah (suci) kita semua adalah ciptaan-ciptaan Tuhan Yang Maha Esa untuk selalu dekat denngan-Nya.
Jadi, mari kita jalani kehidupan ini dengan penuh ajaib, dengan selalu bersyukur setiap apa yang kita dapatkan.

Selasa, 20 Juli 2010

Curahan Hati Yang Paling Dalam

Aku tahu aku hanya manusia biasa.
Tapi dibalk semua ini, aku adalah manusia yang lemah, sangat lemah, tidak berdaya, dan kehilangan.
Aku berpura-pura Tegar dan Semangat di depan semuanya,
tapi nyatanya aku sama sekali tidak mempunyai tujuan.
Aku menjadikan diriku sebagai orang yang bisa menyemangati orang lain.
Aku bisa tertawa, tersenyum, bahagia karena aku ingin sama seperti orang lain.
Tapi di balik semua itu ada kesedihan yang begitu mendalam yang tak bisa dirasakan teman-temanku.
Dan pada suatu hari, aku menemukan orang-orang yang bisa mengerti akan diriku.
Aku bahagia karena bisa mendapatkan merekadi hidupku.
Aku berterima kasih kepada Tuhan karena telah mengirimkan orang-orang yang sayang kepadaku.
Aku mendapatkan pencerahan,
karena semua masalah pasti ada jalan keluarnya.
Tak perlu aku merasa sedih dan rapuh,
karena itu akan menjadi benalu dalam diriku.
Aku mau BANGKIT !!
Dan berkata Aku Pasti Bisa.
Aku akan menjadi orang yang sukses suatu hari nanti.


By: Jessica Olga Fransiska
02-01-10

WAKTU YANG MEMBUKTIKANNYA

Di sebuah pulau kecil, tinggallah berbagai benda abstrak bernama: Cinta, Kesedihan, Kekayaan Kegembiraan, dan sebagainya. Mereka hidup berdampingan dengan baik. Suatu ketika, datanglah badai menerjang pulau kecil itu. Dengan cepat air laut pasang dan menenggelamkannya.
       Seluruh penghuni pulau bergegas menyelamatkan diri. Cinta sangat kebingungan sebab ia tidak dapat berenang dan tak mempunyai perahu. Ia berdiri di tepi pantai mencoba mencari pertolongan. Sementara itu air semakin naik membasahi kakinya. Tak lama kemudian ia melihat Kekayaan sedang mengayuh perahu. "Kekayaan ! Kekayaan ! Tolonglah aku!" teriak Cinta.
       "Aduh ! Maaf, Cinta !" kata kekayaan, "perahuku telah penuh dengan harta benda, aku tak dapat membawamu serta, nanti perahu ini tenggelam. Lagipula tak ada tempat lagi bagimu di perahuku ini". Lalu Kekayaan segera mengayuh perahunya dan pergi menjauh.
       Cinta sedih sekali. Kemudian dilihatnya kegembiraan lewat dengan perahunya. "Kegembiraan! Tolong aku!" teriak Cinta.
Rupanya kegembiraan tidak mendengar teriakan Cinta karena terlalu gembira setelah berhasil menemukan perahu. Air makin tinggi membasahi Cinta, bahkan kini telah sampai ke pinggangnya. Cinta semakin panik.
       Tak lama lewatlah Kecantikan: "Kecantikan ! BAwalah aku bersamamu !" teriak Cinta. "Wah Cinta, kamu basah dan kotor. Aku tak bisa membawamu ikut aku. Nanti kamu mengotori perahuku yang indah ini" sahut kecantikan. Cinta sedih mendengar hal itu. Ia mulai menangis terisak-isak. Saat itu lewatlah Kesedihan. "Oh, Kesedihan bawalah aku bersamamu." pinta Cinta.
       "Maaf, Cinta. Aku sedang sedih dan aku ingin sendirian saja." kata kesedihan sambil terus mengayuh perahunya. Cinta mulai putus asa. Ia merasakan air makin naik dan akan menenggelamkannya. Pada saat krisis itulah tiba-tiba terdengar suara. "Cinta! Mari cepat naik ke perahuku sebelum engkau tenggelam."
       Cinta menoleh ke arah suara itu dan melihat seorang tua dengan perahunya. Cepat-cepat Cinta naik ke perahu itu, tepat sebelum air menenggelamkannya. Di pulau terdekat, orangtua itu menurunkan Cinta dan ia segera pergi lagi. Saat itu barulah ia sadar bahwa ia sama sekali tidak mengetahui siapa orangtua yang menyelamatkannya itu. Cinta segera menanyakan identitas orang yang menolongnya tadi kepada seseorang penduduk tua di pulau itu.
       "Oh, orangtua tadi? Ia adalah waktu." kata salah satu penduduk pulau itu. "Tapi, mengapa ia menyelamatkanku ya? Aku tidak mengenalnya. Bahkan teman-teman yang mengenalku pun enggan menolongku." tanya Cinta heran.
       "Sebab", kata orang itu, "Hanya Waktu yang tahu berapa nilai sesungguhnya dari Cinta itu?
Dalam kehidupan ini, Waktulah yang akan membuktikan betapa dalamnya Cinta seseorang. Waktu pula yang menjadi saksi hidup dari semua yang pernah terjadi.
        Beberapa besar kasih seseorang terhadap sesamanya, akan terbukti oleh rentang Waktu. Raja Salomo berkata:"Seorang sahabat menaruh kasih setiap waktu, dan menjadi seorang sudara dalam kesukaran" (Amsal 17:17). Berapa besar kita menaruh kasih terhadap Tuhan dalam hidup kita, itu akan dapat dibuktikanoleh sang waktu. Saat ini kamu akan menyaksikan imanmu, berjanji akan percaya, mengasihi dan mengikuti Kristus. Bagaimana konsistensi janji dan komitmenmu kepada Tuhan Yesus, hanya waktu yang dapat membuktikannya. Pakailah waktumu dengan baik bersama Tuhan Yesus. Amin.

Pdt.Buha K. Siburian

George Harrison - My Sweet Lord

My sweet lord
Hm, my lord
Hm, my lord

I really want to see you
Really want to be with you
Really want to see you lord
But it takes so long, my lord

My sweet lord
Hm, my lord
Hm, my lord

I really want to know you
Really want to go with you
Really want to show you lord
That it won't take long, my lord (hallelujah)

My sweet lord (hallelujah)
Hm, my lord (hallelujah)
My sweet lord (hallelujah)

I really want to see you
Really want to see you
Really want to see you, lord
Really want to see you, lord
But it takes so long, my lord (hallelujah)

My sweet lord (hallelujah)
Hm, my lord (hallelujah)
My, my, my lord (hallelujah)

I really want to know you (hallelujah)
Really want to go with you (hallelujah)
Really want to show you lord (aaah)
That it won't take long, my lord (hallelujah)

Hmm (hallelujah)
My sweet lord (hallelujah)
My, my, lord (hallelujah)

Hm, my lord (hare krishna)
My, my, my lord (hare krishna)
Oh hm, my sweet lord (krishna, krishna)
Oh-uuh-uh (hare hare)

Now, I really want to see you (hare rama)
Really want to be with you (hare rama)
Really want to see you lord (aaah)
But it takes so long, my lord (hallelujah)

Hm, my lord (hallelujah)
My, my, my lord (hare krishna)
My sweet lord (hare krishna)
My sweet lord (krishna krishna)
My lord (hare hare)
Hm, hm (Gurur Brahma)
Hm, hm (Gurur Vishnu)
Hm, hm (Gurur Devo)
Hm, hm (Maheshwara)
My sweet lord (Gurur Sakshaat)
My sweet lord (Parabrahma)
My, my, my lord (Tasmayi Shree)
My, my, my, my lord (Guruve Namah)
My sweet lord (Hare Rama)

[fade:]

(hare krishna)
My sweet lord (hare krishna)
My sweet lord (krishna krishna)
My lord (hare hare)
http://www.youtube.com/watch?v=_Ls8Mhoafn0